Saya ketemu pengajaran hati yang cakeeeeepppp banget. Dari www.dokterhati.com. Saya bagikan lagi. Semoga manfaat.
Masih ada sebagian orang yang hanya melihat peristiwa dihadapannya melalui satu bagian yang nampak oleh MATAnya saja. Andaikan ia bersedia bersabar dan berusaha membayangkan bagian lain dengan kacamata positif, niscaya akan ada banyak orang yang selamat dari pikiran, hati, tutur kata dan perbuatannya yang mungkin tidak adil atau zhalim.
Membiasakan diri berfikir positif tentang orang lain itu mudah bagi siapapun terutama orang-orang yang beriman dan berilmu.
“Ketika hati ini nyaman maka orang lain pun aman”
Seorang sholeh berkata:
“Andaikan aku bertemu dengan seseorang, dan dari jenggotnya menetes sisa khamar, niscaya aku akan berkata: pasti ia diguyur oleh orang-orang jahat dengan khamar”.
“Andaikan di atas sebuah bukit ada seseorang berkata: ‘Akulah tuhan kalian yang maha tinggi’, niscaya aku akan berkata: pasti ia sedang membaca ayat Al Quran tentang ucapan Fir’aun”.
Seseorang membutuhkan komitmen, keseriusan, kesungguhan, kerendahan hati (tawadhu) dan kesabaran untuk mengetahui NIATnya sendiri, sehingga rasa-rasanya tak ada waktu untuk kita menilai niat orang lain
Saat kita memperlakukan orang-orang disekitar kita, sahabat-sahabat kita dan keluarga kita dengan penuh cinta dan rasa syukur yang bergairah atau bersemangat ini merupakan pintu bagi kita untuk dimampukan oleh Allah SWT, melihat apapun dari kacamata positif atas apapun yang hadir didepan kita, sekalipun itu sebuah keburukan atau kekurangan.
Hidup ini bukan cuma urusan SUKA atau TIDAK SUKA
Dengan berusaha memberikan sejuta alasan baik untuk segala kekurangannya itu cara cerdas yang semua manusia mampu melakukannya.
Dan jika kita tidak menemukan alasan yang tepat, maka yakinlah “Pasti ia mempunyai alasan baik yang belum aku ketahui” dan Allah Maha Tahu tujuan dibalik peristiwa apapun sedangkan kita tidak tahu apa-apa.
Saya yakin sekali jika kita PERCAYA kepada Allah, maka Allah akan MEMAMPUKAN diri kita.
Aamiin.
Dari Fanspage Anakqu Sholeh https://m2.facebook.com/story.php?story_fbid=644889495641892&id=642965889167586 dari http://yusufmansur.com/dokter-hati/
Masih ada sebagian orang yang hanya melihat peristiwa dihadapannya melalui satu bagian yang nampak oleh MATAnya saja. Andaikan ia bersedia bersabar dan berusaha membayangkan bagian lain dengan kacamata positif, niscaya akan ada banyak orang yang selamat dari pikiran, hati, tutur kata dan perbuatannya yang mungkin tidak adil atau zhalim.
Membiasakan diri berfikir positif tentang orang lain itu mudah bagi siapapun terutama orang-orang yang beriman dan berilmu.
“Ketika hati ini nyaman maka orang lain pun aman”
Seorang sholeh berkata:
“Andaikan aku bertemu dengan seseorang, dan dari jenggotnya menetes sisa khamar, niscaya aku akan berkata: pasti ia diguyur oleh orang-orang jahat dengan khamar”.
“Andaikan di atas sebuah bukit ada seseorang berkata: ‘Akulah tuhan kalian yang maha tinggi’, niscaya aku akan berkata: pasti ia sedang membaca ayat Al Quran tentang ucapan Fir’aun”.
Seseorang membutuhkan komitmen, keseriusan, kesungguhan, kerendahan hati (tawadhu) dan kesabaran untuk mengetahui NIATnya sendiri, sehingga rasa-rasanya tak ada waktu untuk kita menilai niat orang lain
Saat kita memperlakukan orang-orang disekitar kita, sahabat-sahabat kita dan keluarga kita dengan penuh cinta dan rasa syukur yang bergairah atau bersemangat ini merupakan pintu bagi kita untuk dimampukan oleh Allah SWT, melihat apapun dari kacamata positif atas apapun yang hadir didepan kita, sekalipun itu sebuah keburukan atau kekurangan.
Hidup ini bukan cuma urusan SUKA atau TIDAK SUKA
Dengan berusaha memberikan sejuta alasan baik untuk segala kekurangannya itu cara cerdas yang semua manusia mampu melakukannya.
Dan jika kita tidak menemukan alasan yang tepat, maka yakinlah “Pasti ia mempunyai alasan baik yang belum aku ketahui” dan Allah Maha Tahu tujuan dibalik peristiwa apapun sedangkan kita tidak tahu apa-apa.
Saya yakin sekali jika kita PERCAYA kepada Allah, maka Allah akan MEMAMPUKAN diri kita.
Aamiin.
Dari Fanspage Anakqu Sholeh https://m2.facebook.com/story.php?story_fbid=644889495641892&id=642965889167586 dari http://yusufmansur.com/dokter-hati/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar